Author: Admin_INSUD
Artikel
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI TAHAP AKHIR REKRUTMEN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SUNAN DRAJAT LAMONGAN TAHUN 2026
Berdasarkan hasil seleksi wawancara Rekrutmen Tenaga Kependidikan di lingkungan Universitas Sunan Drajat Lamongan yang telah dilaksanakan, dengan ini kami sampaikan bahwa peserta yang dinyatakan LULUS seleksi wawancara adalah sebagaimana tercantum dalam daftar terlampir.
Bagi peserta yang belum dinyatakan lulus, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan minat yang telah diberikan.Â
Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
https://drive.google.com/file/d/1-NeOoursiMxN484lL0Nqv_grz4CKJR4V/view?usp=sharing
Author
Admin_INSUD
Published on
04/02/2026
Menubar
Artikel
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI BERKAS ADMINISTRASI TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SUNAN DRAJAT LAMONGAN TAHUN 2026
Pengumuman Silahkan Link dibawah iniÂ
https://drive.google.com/file/d/1jlI5amObOufrPwKt6pvAzuMczq9_h3K4/view?usp=sharing

Author
Admin_INSUD
Published on
03/02/2026
Artikel
Dr. Moh. Nalikan, M.M. Sekretaris Daerah Kab. Lamongan Sebagai Keynote Speaker LKM UNSUDA 2026
Lamongan – 7 Januari 2026 Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sunan Drajat (BEM UNSUDA) melaksanakan kegiatan Latihan Kepimpinan Mahasiswa (LKM) 2026, yang dimana Latihan Kepimpinan Mahasiswa 2026 dihadiri oleh Bapak Dr. Moh. Nalikan, MM. Selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan sebagai Keynote Speaker dalam Pembukaan, Bapak Nalikan memberikan arahan dan pembinaan yang dimana menjadi sesorang pemimpin harus kuat melalui proses step by step agar bisa menjadi pemimpin yang hebat.

Adapun yang hadir menjadi pemateri Antropologi kampus Mas A. Thoriq Hidayatullah S.Pd selaku Komisioner KPU Kabupaten Lamongan dan Presiden Mahasiswa periode 2012-2013, Bapak M. Chotibuddin, M.Pd Wakil Rektor 4 bidang Humas dan promosi Kampus, selanjutnya acara dibuka oleh Bapak Arif Maghfur, S.HI., M.E Wakil Rektor 3 bidang Kemahasiswaan
Dalam momen ini tak lupa Presiden Mahasiswa UNSUDA, Ali Firdaus dalam sambutanya, berharap kegiatan LKM ini memberi sedikit materi terkait menjadi pemimpin yang siap menghadapi problem dan dinamika di dalam maupun luar kampus.
Lebih lanjut Ali Firduas juga menyampaikan bahwa kampus UNSUDA ini jauh dari perkotaan namun kampus UNSUDA tidak tertinggal dari kampus² di perkotaan, dalam penutup sambutannya Ali Firdaus mengutip kata² dari Moh. Hatta, Jatuh bangunnya Indonesia ini sangat tergantung dari bangsa ini sendiri, makin pudar persatuan dan kepedulian, maka indonesia akan tinggal nama.
Yang maksud dari kutipan itu adalah, harapannya mahasiswa unsuda ini tetap satu padu demi kebaikan bersama.
Â



Author
Admin_INSUD
Published on
11/01/2026
Artikel
Jembatan Masa Depan: UNSUDA Lamongan Warnai Kemeriahan Expo Campus & Job Fair 2026 di MA Mambail Futuh Tuban
Upaya membekali peserta didik dengan informasi akurat mengenai jenjang pendidikan tinggi dan dunia kerja kembali mewujud dalam perhelatan strategis. Expo Campus & Job Fair 2026 sukses diselenggarakan di kompleks Madrasah Aliyah (MA) Mambail Futuh, Jenu, Tuban. Kegiatan ini menjadi magnet bagi ratusan siswa yang ingin menggali potensi dan merancang peta jalan karier mereka pasca-lulus sekolah menengah.
Di antara puluhan stan perguruan tinggi ternama yang memadati lokasi, kehadiran Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan menjadi salah satu sorotan utama. Sebagai kampus yang berakar kuat pada tradisi pesantren namun memiliki visi global, UNSUDA hadir untuk memberikan alternatif pendidikan tinggi yang memadukan keunggulan akademik dengan penguatan karakter akhlakul karimah.

Navigasi Karier di Tengah Dinamika Global
Expo Campus & Job Fair 2026 ini bukan sekadar ajang promosi rutin. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah strategis untuk mempertemukan siswa secara langsung dengan berbagai institusi pendidikan negeri, swasta, serta lembaga pelatihan kerja. Di tengah persaingan dunia kerja tahun 2026 yang menuntut adaptivitas tinggi, informasi mengenai program studi dan beasiswa menjadi komoditas yang sangat berharga bagi para siswa.
Acara berlangsung dengan sangat tertib dan partisipatif. Sejak pagi, para siswa dari MA Mambail Futuh dan beberapa sekolah sekitar tampak antusias memadati area pameran. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi mengenai kurikulum, biaya pendidikan, hingga peluang pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Daya Tarik UNSUDA: Integrasi Intelektual dan Spiritual
Stan Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan tampak dipenuhi oleh siswa yang tertarik pada model pendidikan berbasis pesantren mandiri. Tim sosialisasi dari UNSUDA memberikan penjelasan komprehensif mengenai berbagai program studi unggulan, mulai dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Agama Islam, hingga program-program teknik dan pendidikan.
Kehadiran UNSUDA di MA Mambail Futuh Tuban ini membawa misi khusus, yakni mengenalkan konsep “Entrepreneur Santri”. Dalam sesi konsultasi, perwakilan UNSUDA menjelaskan bahwa mahasiswa tidak hanya didorong untuk menguasai teori di kelas, tetapi juga dibekali dengan jiwa kewirausahaan dan akses jejaring internasional—sebagaimana kerja sama global yang baru-baru ini dijalin UNSUDA dengan mitra di Malaysia. Hal ini menarik minat para siswa yang ingin melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan nilai-nilai santri yang telah mereka dapatkan di madrasah.
Job Fair: Membedah Peluang Kerja Tahun 2026
Selain informasi kampus, sisi Job Fair dari kegiatan ini juga memberikan perspektif baru bagi peserta didik. Kehadiran lembaga pelatihan dan mitra pengembangan karier memberikan gambaran tentang “perangkat” apa saja yang harus disiapkan siswa sebelum memasuki pasar kerja.
Melalui Expo ini, siswa menyadari bahwa ijazah saja tidak cukup. Dibutuhkan sertifikasi kompetensi, kemampuan bahasa asing, dan literasi digital yang mumpuni. Sinergi antara lembaga pendidikan menengah seperti MA Mambail Futuh dengan perguruan tinggi seperti UNSUDA serta lembaga pelatihan, menjadi kunci utama dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
Antusiasme Siswa dan Program Beasiswa
Salah satu magnet kuat dalam Expo ini adalah informasi mengenai skema beasiswa. UNSUDA Lamongan sendiri menawarkan berbagai jalur beasiswa, mulai dari Beasiswa Hafidz Quran, Beasiswa Prestasi, hingga dukungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu melalui program KIP Kuliah.
Banyak siswa MA Mambail Futuh yang melakukan simulasi pendaftaran dan bertanya mengenai tata cara tes masuk. “Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa yang memiliki kemauan belajar tinggi tidak terkendala oleh masalah informasi atau biaya. UNSUDA hadir di Tuban untuk menjemput bola dan memberikan solusi pendidikan yang inklusif,” ujar salah satu staf admisi UNSUDA di lokasi acara.

Sinergi untuk SDM Indonesia Emas
Penyelenggaraan Expo Campus & Job Fair 2026 di MA Mambail Futuh Tuban ini diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai masa depan bagi para siswa. Kegiatan ini memperkuat sinergi antara madrasah, universitas, dan dunia industri dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang saling mendukung.
Bagi UNSUDA, kehadiran dalam acara ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan nasional. Dengan memberikan arah yang jelas bagi calon mahasiswa, diharapkan angka “salah jurusan” atau pengangguran lulusan muda dapat ditekan secara signifikan.
Kegiatan ditutup pada sore hari dengan kesan positif dari berbagai pihak. Para siswa pulang dengan membawa brosur, draf rencana studi, dan yang paling penting: harapan baru untuk melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Melalui kolaborasi semacam ini, visi menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual bukan lagi sekadar impian, melainkan langkah nyata yang sedang diupayakan bersama.
Author
Admin_INSUD
Published on
11/01/2026
Artikel
Go International: UNSUDA Lamongan Gandeng PCI NU Malaysia dan Ma’had Aly Sunan Drajat dalam Kolaborasi Trilateral
Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan terus mengakselerasi langkahnya menuju panggung internasional. Hal ini dibuktikan dengan peresmian kerja sama strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UNSUDA Lamongan, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Malaysia, dan Ma’had Aly Sunan Drajat.
Sinergi trilateral ini dirancang untuk memperkuat jejaring global perguruan tinggi berbasis pesantren, sekaligus mengoptimalkan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang mencakup sektor pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (PkM) di level mancanegara.

Visi Rektor: Simbiosis Mutualisme Lintas Negara
Rektor Universitas Sunan Drajat Lamongan, Dr. Nashihin, M.Pd.I, dalam sambutannya menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan tonggak sejarah penting bagi institusi. Menurutnya, hubungan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan sebuah bentuk kemitraan yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisme).
“Kerja sama ini adalah momentum yang sangat baik sekali. Kami berharap implementasi dari kesepakatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata, baik dalam penguatan akademik, internasionalisasi kampus, maupun pengabdian masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Dr. Nashihin.
Beliau menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan upaya UNSUDA untuk membuktikan bahwa lulusan pesantren memiliki daya saing global yang tinggi tanpa harus menanggalkan jati diri keislamannya.

Potensi Jejaring Luas di Malaysia
Paparan mendalam disampaikan oleh Ihyaul Ladzib, S.H.I., M.A., yang menguraikan potensi besar di balik kerja sama ini. Beliau mengungkapkan bahwa PCI NU Malaysia memiliki infrastruktur pendidikan dan sosial yang sangat luas di Negeri Jiran, yang siap menjadi laboratorium lapangan bagi civitas akademika UNSUDA.
Tercatat, PCI NU Malaysia mengelola jaringan yang mencakup:
- 41 titik sanggar pendidikan;
- 6 sanggar bimbingan;
- 5 lembaga Ma’had yang memiliki relasi kuat dengan PCI NU Malaysia.
Lebih jauh lagi, kolaborasi ini membuka akses strategis ke jalur pemerintahan Malaysia, khususnya di sektor Pendidikan Islam yang terafiliasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Hal ini diprediksi akan memperluas ruang manuver UNSUDA dalam diplomasi pendidikan internasional. Salah satu program yang segera dijajaki adalah kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).
Menjaga Karakter Santri di Kancah Global
Langkah internasionalisasi ini tetap berpijak teguh pada visi besar Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat. UNSUDA berkomitmen untuk mencetak kader pemimpin yang tidak hanya memiliki wawasan global dan kemampuan entrepreneurship, tetapi juga tetap memiliki kepribadian santri, bermental rahmatan lil ‘alamin, serta berakhlaqul karimah.
Melalui kerja sama ini, UNSUDA Lamongan menegaskan dirinya sebagai institusi yang adaptif terhadap tantangan zaman namun tetap konsisten menjaga nilai-nilai ke-NU-an dalam setiap gerak pengembangannya.
Â
Author
Admin_INSUD
Published on
13/12/2025
Artikel
Aksi Kemanusiaan BEM UNSUDA Lamongan
Lamongan 10 Desember 2025
Bantuan logistik yang dihimpun mahasiswa Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan telah resmi dikirimkan menuju pos pengumpulan di Universitas Islam Lamongan (UNISLA), Jalan Veteran No. 53A, Lamongan. Nantinya, bantuan tersebut diteruskan kepada korban bencana banjir di Sumatra melalui Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

Pengiriman bantuan dilakukan oleh BEM UNSUDA bersama perwakilan mahasiswa sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Sumatra pada akhir November hingga awal Desember 2025. Banjir besar tersebut dipicu oleh curah hujan ekstrem akibat pengaruh Siklon Senyar, sehingga memicu luapan sungai hingga banjir bandang di beberapa daerah.
Presiden Mahasiswa UNSUDA, Ali Firdaus, menyampaikan rasa prihatin atas musibah tersebut sekaligus apresiasi terhadap seluruh mahasiswa dan civitas akademika UNSUDA yang telah ikut berkontribusi dalam proses penghimpunan bantuan.
“Bencana ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian sosial tetap menjadi nilai penting bagi kita sebagai mahasiswa. Terima kasih kepada seluruh mahasiswa serta civitas akademika yang dengan tulus menyisihkan tenaga, waktu, dan logistik untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.
Presiden Mahasiswa UNSUDA Ali Firdaus juga menambahkan bahwa dukungan semacam ini menunjukkan kekompakan dan empati mahasiswa UNSUDA dalam merespons berbagai isu kemanusiaan yang terjadi di tanah air.

Bantuan yang dikirimkan BEM UNSUDA mencakup bahan pangan, pakaian layak pakai, perlengkapan kesehatan, serta kebutuhan harian lainnya. Aksi ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak dan menjadi dorongan agar gerakan kepedulian sosial di lingkungan kampus terus tumbuh.
Author
Admin_INSUD
Published on
11/12/2025
Artikel
Akselerasi Publikasi Internasional Melalui Penguatan Kapasitas Riset Dosen
LAMONGAN – Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan terus menunjukkan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas akademik dan daya saing institusi di kancah nasional maupun internasional. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), UNSUDA sukses menyelenggarakan agenda strategis bertajuk “Workshop Penulisan Artikel Bereputasi (Sinta/Scopus)” pada Sabtu, 29 November 2025.
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Pertemuan Utama UNSUDA ini bukan sekadar seremoni akademik biasa, melainkan sebuah ikhtiar sistematis untuk membedah tantangan publikasi ilmiah yang kerap menjadi hambatan bagi para klinisi akademik. Workshop ini dihadiri oleh seluruh jajaran dosen tetap dari berbagai program studi, yang secara kolektif berkomitmen untuk memperkuat ekosistem riset di lingkungan kampus.

Membangun Fondasi Riset di Era Digital
Tepat pukul 12.30 WIB, suasana Ruang Pertemuan UNSUDA mulai dipadati oleh para peserta. Proses registrasi yang dikelola secara profesional oleh tim panitia menjadi pembuka rangkaian acara. Kehadiran seluruh dosen tetap ini menandakan adanya kesadaran kolektif bahwa tugas seorang pendidik tinggi tidak hanya berhenti di ruang perkuliahan, tetapi juga harus terekam dalam jejak literasi ilmiah yang diakui dunia.
Acara dibuka dengan khidmat oleh Ach. Nurhamid Awalluddin, M.Pd., selaku Master of Ceremony (MC). Suasana formal namun penuh semangat menyelimuti ruangan saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Universitas dikumandangkan, mengawali rangkaian sambutan dari pimpinan universitas.

Visi Rektor: Publikasi Sebagai Kontribusi Peradaban
Dalam sambutannya yang penuh motivasi, Rektor UNSUDA, Dr. Nashihin, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa di era disrupsi digital, parameter keunggulan sebuah perguruan tinggi sangat ditentukan oleh produktivitas karyanya yang terindeks secara global. Beliau menegaskan bahwa tuntutan akreditasi institusi dan program studi saat ini mewajibkan adanya luaran penelitian yang berkualitas tinggi.
“Kita tidak boleh terjebak dalam rutinitas mengajar semata. Publikasi di jurnal bereputasi, baik itu Sinta maupun Scopus, bukan sekadar urusan pemenuhan kewajiban administrasi atau syarat kenaikan jabatan fungsional. Lebih dari itu, ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan intelektual kita sebagai akademisi untuk memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat luas,” tegas Dr. Nashihin di hadapan seluruh peserta.
Rektor juga menambahkan bahwa UNSUDA harus mampu berbicara banyak di level global. Dengan memperbanyak artikel yang terbit di jurnal internasional bereputasi, maka sitasi terhadap karya dosen UNSUDA akan meningkat, yang secara otomatis akan mengangkat peringkat universitas di berbagai lembaga pemeringkatan perguruan tinggi.
Sinergi LP2M dalam Mengawal Mutu Penelitian
Senada dengan Rektor, Ketua LP2M UNSUDA, Dr. M. Fathor Rohman, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya memaparkan peta jalan (roadmap) penelitian universitas ke depan. Beliau menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja jangka panjang LP2M untuk mendampingi dosen dari tahap pencarian ide hingga artikel benar-benar diterbitkan (published).
“LP2M berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi kebutuhan riset dosen. Kami menyadari bahwa menulis untuk jurnal internasional memiliki tingkat kesulitan tersendiri, mulai dari kendala bahasa hingga metodologi. Oleh karena itu, pelatihan hari ini dirancang bersifat klinis; ada draf yang dibawa, dibedah, dan diperbaiki bersama,” jelas Dr. Fathor Rohman.
Sesi Inti: Bedah Strategi Bersama Dr. Nadya Afdholy
Memasuki sesi utama, workshop menghadirkan pakar publikasi ilmiah, Dr. Nadya Afdholy, S.Hum., M.Hum. Sebagai narasumber, beliau membedah secara tuntas anatomi artikel ilmiah yang memiliki peluang tinggi untuk diterima oleh editor jurnal bereputasi.
Dalam paparannya, Dr. Nadya menekankan beberapa poin krusial yang sering menjadi penyebab penolakan (rejection) naskah oleh jurnal Sinta maupun Scopus:
- Novelty (Kebaruan): Peneliti harus mampu menunjukkan apa yang membedakan penelitian mereka dengan penelitian-penelitian sebelumnya.
- Struktur IMRaD: Ketajaman dalam menyusun Introduction, Methods, Results, and Discussion (IMRaD) menjadi kunci utama profesionalitas sebuah artikel.
- Manajemen Referensi: Penggunaan aplikasi seperti Mendeley bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan akurasi sitasi dan konsistensi gaya selingkung.
“Seringkali artikel bagus secara konten, namun ditolak karena masalah teknis seperti format sitasi yang manual atau bahasa Inggris yang tidak standar. Di sini kita belajar bagaimana menggunakan tools pendukung untuk meminimalisir kesalahan teknis tersebut,” terang Dr. Nadya saat mendemonstrasikan penggunaan Mendeley.
Antusiasme dan Klinik Naskah
Salah satu pembeda workshop kali ini dengan seminar pada umumnya adalah adanya sesi “Klinik Naskah”. Peserta tidak hanya duduk mendengarkan, tetapi diwajibkan membawa draf artikel penelitian mereka. Dr. Nadya bersama tim reviewer melakukan asistensi langsung terhadap draf-draf tersebut.
Diskusi berlangsung sangat dinamis. Para dosen mengajukan berbagai pertanyaan teknis, mulai dari cara menghadapi komentar reviewer yang tajam, teknik memilih jurnal yang tidak termasuk kategori predator, hingga cara meningkatkan impact factor dari sebuah tulisan. Semangat ini menunjukkan bahwa ada keinginan besar dari para dosen UNSUDA untuk keluar dari zona nyaman dan mulai merambah jurnal-jurnal kelas dunia.
Harapan dan Output Jangka Panjang
Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan sesi penyusunan rencana tindak lanjut (RTL). LP2M menargetkan dalam waktu tiga hingga enam bulan ke depan, draf-draf yang telah dikoreksi dalam workshop ini sudah harus masuk ke tahap submission di berbagai portal jurnal.
Dr. M. Fathor Rohman kembali menegaskan bahwa pelatihan ini tidak akan menjadi agenda sekali jalan. “Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap progres artikel bapak dan ibu dosen. Suksesnya acara ini bukan diukur dari berapa banyak peserta yang hadir, tapi berapa banyak artikel yang nantinya berstatus Published atau minimal Under Review di Sinta atau Scopus,” tutupnya dengan tegas.
Author
Admin_INSUD
Published on
30/11/2025
Artikel
Universitas Sunan Drajat Lamongan Gelar Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2024/2025: Cetak Lulusan Berkarakter dan Berdedikasi
Lamongan, [Tanggal Berita] – Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan sukses menyelenggarakan Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2024/2025. Acara yang penuh khidmat ini berlangsung di Hall Perekonomian Sunan Drajat, menjadi momen penting bagi para lulusan untuk merayakan pencapaian akademik mereka dan melangkah ke jenjang pengabdian yang lebih luas.
Rangkaian Acara Penuh Makna
Rangkaian acara Yudisium dimulai dengan masuknya para wisudawan ke ruangan utama, disambut dengan tayangan video pembuka yang secara apik menggambarkan perjalanan akademik mereka selama menempuh pendidikan di UNSUDA. Suasana haru dan bangga menyelimuti Hall Perekonomian Sunan Drajat saat hadirin bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Yayasan Sunan Drajat, dan Mars UNSUDA. Pembukaan acara semakin menentramkan dengan lantunan tilawah Al-Qur’an yang syahdu.
Prosesi dilanjutkan dengan pengumandangan Himne UNSUDA dan lagu “Padamu Negeri”, yang mengukuhkan rasa cinta tanah air dan almamater. Kemudian, rapat senat terbuka secara resmi dibuka, diikuti dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium dan pemanggilan nama-nama lulusan satu per satu, menandai pengukuhan gelar sarjana mereka.

Setelah jeda singkat, acara berlanjut dengan sambutan inspiratif dari perwakilan wisudawan, orasi ilmiah yang memperkaya wawasan, doa penutup, dan diakhiri dengan penutupan rapat senat terbuka.
Rizka Bintang Agus Satriya, S.H., yang mewakili seluruh lulusan, menyampaikan pidato yang menyentuh hati. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada orang tua atas dukungan tak terbatas, para dosen atas bimbingan ilmu, serta seluruh sivitas akademika UNSUDA yang telah mendampingi mereka selama proses studi.
“Gelar bukan garis akhir, melainkan awal dari perjalanan pengabdian yang lebih matang. Kami berjanji akan menjaga nama baik almamater, menerapkan ilmu dengan adab, dan terus belajar sepanjang hayat,” ujar Rizka Bintang Agus Satriya, S.H., penuh haru, menegaskan komitmen para lulusan untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Acara Yudisium ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan, tetapi juga menjadi gerbang awal bagi para sarjana UNSUDA untuk mengaplikasikan ilmu dan nilai-nilai luhur yang telah mereka peroleh demi kemajuan bangsa dan negara. Universitas Sunan Drajat Lamongan terus berkomitmen mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan adab yang mulia. Orasi Ilmiah: Integritas dan Adaptabilitas Lulusan di Era Digital
Orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Siswadi, M.Pd.I., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (EKBISI). Beliau menekankan pentingnya integritas, adaptabilitas digital, dan orientasi solusi sebagai tiga kompetensi utama lulusan di era perubahan cepat.
“Sarjana UNSUDA harus mampu membaca perubahan, menjawab tantangan dengan ilmu yang bermanfaat, dan berpijak pada etika. Jadilah insan yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Â
Author
Admin_INSUD
Published on
07/11/2025
Artikel
Connecting Ideas and Creating Excellence Benchmarking UNSUDA dg UNIDA Bogor
Kegiatan studi banding dan benchmarking antara Universitas Sunan Drajat Lamongan dan Universitas Djuanda Bogor berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kolaborasi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk saling belajar dan memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang unggul serta berdaya saing tinggi, baik dalam bidang akademik maupun manajerial. Dalam suasana kebersamaan, kedua universitas berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai langkah strategis menuju peningkatan mutu institusi.
Acara diawali dengan sambutan dari Rektor Universitas Djuanda Bogor, Prof. Dr. R. Pupuk Fauziyah, M.Pd.I, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari Universitas Sunan Drajat Lamongan. Beliau menekankan bahwa kegiatan seperti ini menjadi wadah penting untuk belajar bersama dan saling mendukung dalam meningkatkan tata kelola kampus yang berprestasi, baik dalam akreditasi program studi maupun institusi. Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan ini membawa keberkahan, kesehatan, dan semangat kebersamaan di bawah ridho Allah SWT.

Selanjutnya, Prof. Dr. Herman Suherman, M.Pd. menyampaikan pandangannya bahwa kunci utama untuk menjadikan kampus unggul terletak pada tata kelola yang kuat, tegas, dan disiplin. Beliau mencontohkan bahwa di Universitas Djuanda, peran ketua umum yayasan sangat penting karena ketegasan dan kelugasannya dalam menjaga arah kebijakan institusi. Prof. Herman juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap keberhasilan alumni Universitas Djuanda, di antaranya Gus Dr. H. Anas Alhifni, S.E., M.H.I, yang dikenal sebagai sosok berprestasi dan berdedikasi tinggi. Ia menjelaskan bahwa Universitas Djuanda bernaung di bawah Diktis dan Dikti serta mengelola berbagai lembaga pendidikan mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, termasuk lembaga nonformal. Ia menutup sambutannya dengan harapan agar pertemuan ini mendapat ridho Allah SWT dan menjadi langkah awal menuju sinergi antar perguruan tinggi.

Dalam kesempatan berikutnya, Gus Dr. H. Anas Alhifni, S.E., M.E.I. dari Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat juga mewakili Universitas Sunan Drajat Lamongan memberikan sambutan yang penuh semangat. Beliau menyampaikan bahwa kampus harus “berdiri tegak, berjalan cepat, dan berdampak” sebagai wujud komitmen terhadap kemajuan institusi. Menurutnya, pada era saat ini riset menjadi kebutuhan paling penting bagi perguruan tinggi. Beliau juga menjelaskan bahwa di bawah naungan Pondok Pesantren Sunan Drajat terdapat lembaga pendidikan formal dan nonformal yang terus berkembang. Melalui kegiatan ini, Universitas Sunan Drajat berharap dapat berdiskusi dan belajar bersama Universitas Djuanda dalam rangka memperkuat pengembangan program studi dan tata kelola kampus.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Matin Roestamih, S.H., M.H., yang menjelaskan konsep tata kelola kampus unggul berdasarkan best practice yang diterapkan di Universitas Djuanda Bogor. Beliau mengaitkannya dengan prinsip Catur Piwulang, yang sejalan dengan visi Universitas Djuanda dalam membentuk kampus berkarakter religius, intelektual, dan berdaya saing. Ia juga menegaskan pentingnya sebuah kampus untuk tidak melupakan sejarah pendiriannya. Dalam hal ini, Universitas Djuanda senantiasa meneladani nilai-nilai luhur dari pendirinya, Prof. Djuanda, seorang tokoh intelektual dengan komitmen tinggi terhadap pendidikan dan kemajuan bangsa.
Secara keseluruhan, kegiatan studi banding dan benchmarking ini berjalan lancar dan memberikan banyak manfaat bagi kedua belah pihak. Melalui kegiatan ini, kedua universitas memperoleh wawasan baru mengenai tata kelola yang baik, sistem akreditasi berbasis mutu, serta penguatan riset dan kolaborasi akademik. Suasana keakraban dan semangat untuk terus berbenah menjadi ciri khas dalam pertemuan ini. Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, religius, dan berintegritas tinggi di masa depan.
Author
Admin_INSUD
Published on
07/11/2025
Artikel
Beasiswa UNSUDA 2025/2026 dibuka, segera daftarkan diri!
Universitas Sunan Drajat Lamongan (UNSUDA) bekerja sama dengan Sponsor dan Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan memberikan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Sunan Drajat Lamongan tahun akademik 2025/2026 untuk semua mahasiswa aktif Universitas Sunan Drajat Lamongan.
Adapun Jenis beasiswa, persyaratan, dan komponen beasiswanya dapat diakses melalui portal sebagai berikut:
1. Beasiswa Sponsorship UNSUDA di https://beasiswa.unsuda.ac.id/sponsorship
2. Beasiswa Unggulan UNSUDA di https://beasiswa.unsuda.ac.id/unggulan
3. Beasiswa Kepesantrenan di https://beasiswa.unsuda.ac.id/kepesantrenan
4. Beasiswa Bidik Misi UNSUDA di https://beasiswa.unsuda.ac.id/bidik-misi
5. Beasiswa Tahfidzul Qur’an 10 Juz dan 30 Juz di https://beasiswa.unsuda.ac.id/tahfidz
Jadwal kegiatan beasiswa:
1. Pendaftaran beasiswa: 22 Oktober 2025 – 30 Nopember 2025
2. Seleksi administrasi: 1 – 4 Desember 2025
3. Pengumuman lulus seleksi administrasi: 5 Desember 2025
4. Tes wawancara: 8 – 15 Desember 2025
5. Pengumuman lulus tahap akhir: 17 Desember 2025
6. Penandatangan beasiswa: 20 Desember 2025
Untuk informasi lengkap kunjungi situs beasiswa.unsuda.ac.id
Â

Author
Admin_INSUD
Published on
22/10/2025





