Category: Berita
Artikel
BEM INSUD Ikuti MUBES II Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan Hasilkan 2 Poin Penting
Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan menyelenggarakan MUBES II, yang Dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Lamongan, pada Selasa 03 Desember 2024. Agenda Penting pada MUBES II Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan ini yakni, Menyusun Draft AD/ART Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan.
Pada MUBES II Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan ini, mengusung Tema “Konsolidasi Peran & Langkah Strategis Untuk Mewujudkan Organisasi Mahasiswa Yang Visioner Serta Berdayaguna”. Dengan Harapan Besar agar Tersatukan Langkah dan Persepsi setiap BEM Se – Kabupaten Lamongan.
Pada Kesempatan ini Nur Wahid, S.K.L, Selaku Koordinator Umum Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan Periode 2023 – 2024, juga Menuturkan bahwa “Komitmen kawan – kawan BEM Se-Lamongan ini harus dijaga bersama dan selalu saling menguatkan. Dengan berbagai latar belakang almamater yang berbeda, tentunya ada banyak ide maupun gagasan yang berbeda. Akan tetapi dengan bergandeng tangan bersama-sama, kita dapat menjadi penyalur lidah masyarakat yang baik serta dapat peka terhadap dinamika di daerah maupun nasional”.
Koordinator Umum Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan Periode 2024 – 2025 Saudara Rizka Bintang Agus Satriya, Juga “Berharap dan Menegaskan agar Kedepanya Aliansi BEM Joko Tingkir Lamongan, bisa Menebar Kemanfaatan pada Masyarakat Lamongan, dengan Cara Sinergi Kolaborasi dengan Berbagai Pihak”.
Diakhir sesi, Wahid menyampaikan bahwa “Aliansi Bem Joko Tingkir harus hadir di tengah rakyat, khususnya Kabupaten Lamongan. Selain itu juga kita wajib berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan serta forkopimda lain agar cita – cita bersama untuk mewujudkan Lamongan yang maju bisa mudah kita gapai bersama”.
Author
Admin_INSUD
Published on
04/12/2024
Menubar
Artikel
MoU Kerjasama Internasional antara INSUD Lamongan dan Ma’had Darul Falah Selangor
Selangor – Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan dan Ma’had Darul Falah Selangor telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menjalin kerjasama internasional. Penandatanganan MoU ini berlangsung pada hari Kamis, 14 Nopember 2024, di Selangor, dan menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat hubungan antar lembaga pendidikan di Indonesia dan Malaysia.

Kerjasama ini difokuskan pada bidang Praktek dan Pengabdian kepada Masyarakat. Dengan adanya MoU ini, mahasiswa INSUD akan memiliki kesempatan untuk melaksanakan Praktek dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Ma’had Darul Falah Selangor. Hal ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional yang berharga, serta meningkatkan wawasan dan keterampilan mereka dalam konteks global.
MoU ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi mahasiswa INSUD. Mereka akan memiliki akses langsung ke lingkungan pendidikan dan masyarakat di Selangor, memungkinkan mereka untuk mempelajari praktik terbaik dari negara tetangga. Selain itu, pengalaman ini akan memperkaya pemahaman mereka tentang keragaman budaya dan sosial, serta meningkatkan kemampuan adaptasi dalam lingkup internasional.
Para mahasiswa juga akan berkesempatan untuk berkolaborasi dengan rekan-rekan di Ma’had Darul Falah dalam proyek-proyek pengabdian masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memupuk semangat kerjasama dan solidaritas antar generasi muda dari kedua negara.
Author
Admin_INSUD
Published on
14/11/2024
Artikel
Wisuda Ke-12 INSUD Lamongan: Merayakan Prestasi dan Harapan Masa Depan
Pada tanggal 10 November 2024, Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan menggelar acara wisuda ke-12 yang berlangsung dengan khidmat di Dom Pondok Pesantren Sunan Drajat. Sebanyak 360 wisudawan dari tujuh program studi berpartisipasi dalam perayaan ini, menandai pencapaian penting dalam perjalanan akademis mereka. Acara ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi para wisudawan, tetapi juga bagi INSUD Lamongan yang terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang berkualitas.
Wisuda ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran rombongan dari Bpk. Prof. Rachmat Pambudy selaku Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bpk. Dr. H. Muhaimin Iskandar, Menko Pemberdayaan Masyarakat RI. Selain dua menteri kabinet Merah Putih, Wisuda ke-12 ini juga dihadiri oleh Dadan Hindayana Kepala Badan Gizi Nasional, Dirut Perum Bulog, Dr. H. Jazilul Fawaid, S.Q., M.A, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Bendum PBNU Gudfan Arif, Bpk. Dr. K.H. Sumarkhan, M.Ag., Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya dan sejumlah jajaran KSAL. Kehadiran tamu-tamu kehormatan ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap perkembangan pendidikan di INSUD Lamongan.

Acara wisuda dimulai dengan prosesi masuk para wisudawan yang mengenakan toga, diiringi oleh alunan musik klasik yang menambah suasana khidmat. Rektor INSUD Lamongan, Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih, Lc., M.M., M.Pd.I, dalam pidato pembukaannya, menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa studi mereka.
Sebanyak 360 wisudawan dari tujuh program studi menerima gelar akademik mereka. Program studi tersebut meliputi Pendidikan Bahasa Arab, Manajemen Pendidikan Islam, Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga Islam, Hukum Tata Negara, Bimbingan dan Konseling Islam, dan Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Rektor INSUD Lamongan, dalam sesi sambutannya, menyampaikan rasa terima kasihnya, kepada orang tua wisudawan dan wisudawati yang telah mempercayakan pendidikannya di INSUD Pondok Pesantren Sunan Drajat. Beliau juga menekankan tanggung jawab para lulusan untuk menerapkan ilmu dan keterampilan mereka demi kemajuan bangsa. Beliau mengingatkan bahwa tanggung jawab ini bukanlah tugas yang ringan, tetapi merupakan kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Di akhir sambutan, Gus Iwan, juga menyampaikan saat ini INSUD telah memiliki 4 fakultas dengan 8 prodi, termasuk di tahun ini INSUD telah membuka Program Pascasarjana (S2) Ekonomi Syariah.

Wakil Koordinator Kopertais, dalam sambutan yang hangat, memberikan ucapan selamat dan sukses kepada para wisudawan INSUD Lamongan. Beliau menyampaikan pidato yang diwarnai dengan pantun, menciptakan suasana yang penuh semangat dan antusiasme. “Saos tomat untuk makan ketupat, beli baju ke kota panggul, kami ucapan selamat untuk Institut Pesantren Sunan Drajat, semoga maju dan unggul”. Di akhir sambutan beliau berpesan pada wisudawan untuk selalu memegang kartu spiritual indosat, yaitu “intensif doa usaha dan tawakkal”. “juga kartu indosat super, yaitu Indahnya doa saat tahajjud,” ujar beliau, Pesan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para lulusan untuk menghadapi tantangan di masa depan dengan penuh keyakinan dan keberanian.
Sambutan dan Orasi Ilmiah dan Menko Pemberdayaan Masyarakat RI dan Menteri PP/Kepala BAPPENAS
Dr. H. Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, menyampaikan orasi ilmiah yang penuh semangat dan harapan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran seluruh alumni dan civitas akademika Institut Sunan Drajat (INSUD) untuk terus bersinergi dalam memajukan dunia pendidikan. Beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap kerja keras rektor, dekan, dan seluruh elemen akademik di INSUD. Menurutnya, dedikasi dan usaha tak kenal lelah dari semua pihak terkait akan menjadi fondasi bagi INSUD untuk berkembang menjadi Universitas Sunan Drajat yang unggul di masa depan.
Beliau dalam sambutannya dengan keyakinan bahwa melalui sinergi dan komitmen yang kuat, cita-cita tersebut dapat terwujud. “Insya Allah, berkat kerja keras kita semua, INSUD akan menjadi Universitas Sunan Drajat di masa mendatang”, “Dengan kesungguhan, ketelitian dan kedisiplinan yang kuat, dengan profesionalitas yang tinggi saya yakin Universitas-universitas Institut-institut dibawa naungan Pondok Pesantren bisa mengalahkan dan lebih unggul dari Universitas-universitas lainnya,” ujar sang Menteri dengan optimisme yang menginspirasi. Sambutan ini diharapkan dapat membakar semangat seluruh civitas akademika untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

Bapak Rachmat Pambudy, Menteri PPN/Kepala Bappenas, menyampaikan orasi ilmiah yang menginspirasi para wisudawan dan wisudawati untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh demi kebaikan masyarakat. Dalam pidatonya, Rachmat menyoroti pentingnya peran pesantren sebagai pusat pendidikan Islam yang strategis. “Pesantren memiliki posisi dan peran strategis sebagai pusat pendidikan Islam, yang mampu melahirkan muslim terpelajar yang nantinya akan mewujudkan kemaslahatan kebajikan publik,” ungkapnya.
Lebih lanjut pihaknya juga akan terus mendorong sumber daya manusia meningkat, dibanding dengan indeks modal manusia pada angka 0,73 menuju visi Indonesia emas 2045, diperlukan pula upaya untuk memperkokoh posisi peran pesantren dan santri dalam pembangunan. “Santri peran pondok pesantren peran perguruan tinggi yang diasuh pondok pesantren, menjadi bagian yang tak terpisahkan, karena santri memiliki posisi sentral dan peran strategis dalam menjaga semangat kebangsaan dan mengukuhkan kebhinekaan melalui sifat mandiri bersahaja egalitter tawadhu, moderat, inklusif dan semangat berkorban,” jelasnya.
KH. Abdul Ghofur pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, dalam kesempatan itu memberikan harapan dan doanya, agar para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi orang-orang sukses dan menjadi pemimpin-pemimpin agama, yang pemimpin negara. “Jadi sarjana, sarjana yang bisa mengaji, jangan sampai sudah bergelar sarjana tapi tidak bisa mengaji buat apa, karena itu di PPSD ini dibentuk bagaimana sarjana lulusan INSUD bisa mengaji, bisa mengartikan Al-qur’an dan Hadist” ungkapnya.
Wisuda ke-12 INSUD Lamongan ini bukan hanya sekadar perayaan kelulusan, tetapi juga merupakan tonggak penting dalam perjalanan akademis dan profesional para wisudawan. Dengan dukungan penuh dari para dosen, orang tua, dan pemerintah, diharapkan para lulusan dapat menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat dan bangsa. Acara ini tidak hanya merayakan prestasi masa lalu, tetapi juga menyalakan harapan untuk masa depan yang lebih cerah.
Author
Admin_INSUD
Published on
11/11/2024
Artikel
Seminar Nasional Mengoptimalkan Budaya Literasi di Era Digital
Institut Pesantren Sunan Drajat sukses menggelar seminar nasional bertajuk “Mengoptimalkan Budaya Literasi untuk Menyongsong Generasi Muda di Era Digital” dalam rangka memperingati Dies Natalis yang ke-16. Acara ini berlangsung pada hari Rabu, 6 November 2024, bertempat di Auditorium Pondok Pesantren Sunan Drajat. Seminar tersebut dihadiri oleh lebih dari 600 peserta, yang terdiri dari kalangan akademisi, pelajar, santri, dan mahasiswa yang antusias terhadap pengembangan literasi di era digital.
Seminar ini menghadirkan narasumber utama Neng Khilma Anis, seorang penulis Novel Hati Suhita. Sedangkan Moderator dalam acara ini adalah Ibu Shohiyah Shobahah, seorang dosen yang juga aktif dalam berbagai kegiatan literasi.
Neng Khilma Anis dalam paparannya menekankan pentingnya meningkatkan budaya literasi di kalangan generasi muda sebagai fondasi untuk menyongsong era digital. “Strategi berliterasi adalah dengan berpegang Cecikal, bebakal, tetingga,” ujar Neng Khilma.
Peran Literasi dalam Era Digital
Dalam diskusi yang dipandu oleh Ibu Shohiyah Shobahah, Neng Khilma menjelaskan bahwa literasi digital adalah keterampilan esensial yang harus dimiliki generasi muda untuk dapat bersaing di era globalisasi. “Strategi berliterasi adalah dengan berpegang Cecikal, bebakal, tetinggal” tambahnya.
Seminar ini juga membahas tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan budaya literasi di Indonesia, seperti minimnya akses terhadap bahan bacaan berkualitas dan rendahnya minat baca di kalangan generasi muda. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Neng Khilma berpesan untuk santri dan mahasantri “Mahasiswa atau santri harus jadi sumur sinobo”. Beliau juga berpesan “Ojo mati tanpa aran, jangan mati sebelum punya karya”.

Para peserta seminar menunjukkan antusiasme yang tinggi selama acara berlangsung. Mereka aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab, menanyakan berbagai hal terkait pengembangan literasi di lingkungan pendidikan mereka. Beberapa peserta juga berbagi pengalaman dan praktek terbaik yang telah mereka lakukan di sekolah atau komunitas masing-masing dalam mendorong budaya literasi.
Seminar ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan literasi yang kuat di era digital. Institut Pesantren Sunan Drajat berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa yang dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan di Indonesia.
“Melalui seminar ini, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak individu dan lembaga untuk berperan aktif dalam meningkatkan budaya literasi di tanah air,” kata Ibu Novi Ismiasih Ketua penyelenggara seminar. Seminar nasional ini menjadi bukti nyata dari upaya Institut Pesantren Sunan Drajat dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan di era digital dengan bekal literasi yang memadai. Semoga acara ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berkontribusi dalam memajukan literasi di Indonesia.
Author
Admin_INSUD
Published on
07/11/2024
Artikel
Yudisium ke-12 Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan: Mengukir Prestasi dan Harapan
Lamongan, 31 Oktober 2024 – Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan kembali menggelar Yudisium ke-12 yang berlangsung meriah di Hall Toserba Pondok Pesantren Sunan Drajat. Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai fakultas, termasuk Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dakwah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Fakultas Syariah. Setiap peserta hadir dengan penuh semangat untuk merayakan pencapaian akademis mereka.
## Peserta dari Berbagai Fakultas
Kegiatan yudisium ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para mahasiswa. Fakultas Tarbiyah, yang dikenal dengan program-program unggulan dalam bidang pendidikan, meluluskan sejumlah mahasiswa yang siap berkontribusi dalam dunia pendidikan. Fakultas Dakwah, yang fokus pada penyebaran nilai-nilai Islam dan sosial, juga turut serta dalam acara ini dengan lulusan yang siap mengemban misi dakwah di masyarakat.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, yang berperan penting dalam mencetak ahli ekonomi syariah, menghadirkan lulusan yang telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Sementara itu, Fakultas Syariah, dengan fokus pada hukum Islam dan tata negara meluluskan mahasiswa yang siap menjadi praktisi hukum syariah yang kompeten.
## Orasi Ilmiah: Membangun Generasi Dakwah yang Inovatif
Salah satu momen yang paling dinantikan dalam acara yudisium ini adalah orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Dakwah. Dalam orasinya, beliau menyoroti pentingnya inovasi dalam dakwah di era digital. “Generasi muda saat ini harus mampu memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan nilai-nilai Islam. Media sosial dan berbagai platform digital bisa menjadi sarana efektif untuk berdakwah,” ujarnya.
Orasi tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antar disiplin ilmu untuk mencapai tujuan dakwah yang lebih luas. Dekan Fakultas Dakwah mendorong para lulusan untuk terus belajar dan berinovasi agar mampu menghadapi berbagai tantangan dalam berdakwah di masyarakat yang semakin kompleks.
## Harapan dan Pesan untuk Para Lulusan
Rektor Institut Pesantren Sunan Drajat, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian para mahasiswa. Beliau berharap agar para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh untuk kemaslahatan umat. “Kalian adalah agen perubahan yang diharapkan dapat membawa kebaikan bagi masyarakat. Jadilah teladan yang baik dan teruslah belajar untuk meningkatkan kapasitas diri,” pesan Rektor kepada para lulusan.
Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan etika dalam setiap tindakan. “Ilmu tanpa akhlak bagaikan pohon tanpa buah. Oleh karena itu, jagalah akhlak kalian dalam berinteraksi dengan orang lain,” tambahnya.
Yudisium ke-12 Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan telah menjadi sebuah perayaan yang tidak hanya menandai pencapaian akademis para mahasiswa tetapi juga menjadi momen untuk merefleksikan peran mereka di masa depan. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang telah mereka peroleh selama masa studi, para lulusan diharapkan dapat berkontribusi secara positif bagi masyarakat dan bangsa.
Acara ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan berbasis pesantren yang mengedepankan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. Dengan demikian, mereka siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan semangat dan harapan yang tinggi, para lulusan Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan siap melangkah ke dunia nyata, membawa ilmu, etika, dan semangat perubahan untuk masa depan yang lebih baik.
Author
Admin_INSUD
Published on
02/11/2024
Artikel
Nur Hasan, Raih Juara 1 Lomba MTQ
Mahasiswa Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang kompetisi religius. M. Nur Hasan, seorang mahasiswa berbakat dari program studi Ekonomi Syariah, berhasil mengharumkan nama almamaternya dengan meraih juara pertama dalam lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) yang diadakan di Tuban. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi INSUD Lamongan sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada akademik tetapi juga pengembangan nilai-nilai spiritual dan keagamaan.
Perjalanan M. Nur Hasan menuju kemenangan tidaklah mudah. Dia harus bersaing dengan peserta lain yang tentunya semuanya memiliki kemampuan membaca Al-Quran yang sangat baik. Namun, dengan ketekunan dan dedikasi yang tinggi, Hasan berhasil menunjukkan performa terbaiknya dan memukau para juri dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran yang merdu dan penuh penghayatan.
Persiapan Hasan untuk kompetisi ini dimulai jauh sebelum tanggal pelaksanaan. Setiap hari, dia meluangkan waktu untuk berlatih dalam meningkatkan teknik dan pemahamannya tentang tajwid dan makharijul huruf. Tak hanya fokus pada aspek teknis, Hasan juga mendalami makna dari setiap ayat yang dibacanya agar dapat menyampaikan pesan spiritualnya kepada pendengar dengan lebih mendalam.
Kemenangan ini juga disambut gembira oleh pihak kampus. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam INSUD Lamongan, Dr. Siswadi, Â menyatakan rasa bangga dan apresiasinya terhadap prestasi yang telah diraih oleh mahasiswanya. “M. Nur Hasan adalah contoh nyata dari mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen yang tinggi terhadap nilai-nilai agama. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama almamater,” ungkapnya.

Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran di Tuban tahun ini memang menjadi ajang bergengsi yang diikuti oleh banyak peserta dari berbagai penjuru. Kegiatan ini bertujuan untuk menginspirasi generasi muda agar lebih dekat dan cinta kepada Al-Quran. Keberhasilan Hasan dalam ajang ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar dan mengamalkan nilai-nilai mulia yang terkandung dalam Al-Quran.
Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa dedikasi dan kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil. Semoga M. Nur Hasan dapat terus menginspirasi dan menjadi teladan bagi kita semua.
Author
Admin_INSUD
Published on
13/10/2024
Artikel
Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Untuk Mahasiswa Baru 2024
Alhamdulillah pada tahun akademik 2024-2025 ini, INSUD Lamongan dipercaya untuk menjadi penyelenggara KIP Kuliah KEMENAG untuk Mahasiswa Baru Angkatan 2024. Untuk persyaratan dan teknis pendaftaran bisa langsung di https://beasiswa.insud.ac.id/kip-kuliah/

Author
Admin_INSUD
Published on
01/10/2024
Artikel
Penetapan Kelulusan Jalur Tes PMB 2024
Penetapan kelulusan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Reguler Tes Tahun Akademik 2024/2025 silahkan downlod DI SINI
Author
Insud Lamongan
Published on
07/09/2024
Artikel
Penetapan Kelulusan PMB 2024
Author
Insud Lamongan
Published on
13/06/2024
Artikel
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL JURNAL INTERNASIONAL LP2M INSUD LAMONGAN
Memasuki era globalisasi yang ditandai dengan informasi yang begitu cepat dan dinamis, para dosen dituntut untuk terus meningkatkan kualitas karya tulisnya. Memahami hal tersebut, Pada hari Selasa, 23 April 2024 LP2M INSUD Lamongan menggelar kegiatan pelatihan penulisan artikel internasional khusus untuk dosen sivitas INSUD Lamongan. Acara yang berlangsung di Ruang Pertemuan INSUD Lamongan ini diikuti oleh Dekan, Kaprodi, Dosen-dosen dari program studi, maupun editor jurnal.
Pembukaan acara disampaikan oleh Ketua LP2M, H. Ahmad Afan Zaini, M.M. M.Pd Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kemampuan menulis artikel internasional bukan lagi menjadi pilihan, melainkan keharusan bagi para dosen. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan mengukuhkan reputasi perguruan tinggi di mata dunia internasional.
Sebagai narasumber, Prof. Dr. Ilyas Supena, M.Ag, dari Universitas Negeri Semarang memaparkan dengan detail teknik-teknik penulisan artikel yang memenuhi standar internasional. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya melakukan riset yang berkualitas dan memiliki nilai inovasi. Penulisan harus dilakukan dengan sistematis, kritis, serta sesuai dengan kaidah ilmiah yang berlaku di jurnal-jurnal internasional.
Diharapkan, melalui pelatihan ini, para dosen dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang penulisan artikel internasional. Selain itu, semangat untuk berkontribusi aktif dalam dunia publikasi ilmiah internasional diharapkan semakin tumbuh. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya konkret dari LP2M INSUD lamongan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan publikasi. Dengan semakin banyaknya dosen yang mampu mempublikasikan karyanya di jurnal internasional, diharapkan reputasi Sivitas akademika INSUD Lamongan pada umumnya dapat terus meningkat.
Tujuan utama kegiatan ini untuk membangkitkan motivasi pentingnya publikasi ilmiah, memberikan tips dan trik dalam menembus publikasi pada jurnal internasional bereputasi, dan membantu proses/pendampingan untuk menulis, mengirim, dan menjawab/menanggapi hasil review pada jurnal ilmiah internasional bereputasi. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah :
- Memberikan pengetahuan bagi para peneliti yang belum berpengalaman dalam menulis artikel ilmiah di jurnal internasional, khususnya bagi dosen/peneliti muda di lingkungan sivitas INSUD Lamongan
- Mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan kualitas penulisan artikel ilmiah bagi para dosen/peneliti
- Menjalin hubungan yang erat antara para peneliti di masing-masing rumpun bidang
penelitian - Mendorong dan meningkatkan jumlah publikasi hasil riset para dosen/peneliti.
Source : mpi.insud.ac.id
Author
Insud Lamongan
Published on
23/04/2024




