Pelantikan KPU-M dan BAWASLU-M UNSUDA Tahun 2026 Wujudkan Pemira yang Demokratis, Amanah, dan Bermartabat

Lamongan – Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan secara resmi melantik pengurus Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPU-M) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Mahasiswa (BAWASLU-M) Tahun 2026 sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Pemilihan Raya Mahasiswa (PEMIRA). Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen kampus dalam membangun budaya demokrasi yang sehat di lingkungan mahasiswa.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhusyukan suasana. Seluruh peserta kemudian menyanyikan Mars Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat dan Mars UNSUDA sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dan identitas institusi.

Dalam sambutannya, Ketua KPU-M menyampaikan harapan agar seluruh pengurus yang telah dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan PEMIRA sangat bergantung pada profesionalisme dan komitmen seluruh penyelenggara dalam menjaga prinsip kejujuran, keadilan, serta transparansi.

“Semoga seluruh pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya sehingga proses Pemilihan Raya Mahasiswa dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan demokratis,” ungkap Ketua KPU-M.

 

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. SISWADI, S.Ag., S.Pd., M.Pd.I, yang menekankan bahwa amanah sebagai pengurus KPU-M dan BAWASLU-M merupakan tanggung jawab besar sekaligus sarana pembelajaran kepemimpinan bagi mahasiswa.

Menurutnya, pengalaman mengelola organisasi kemahasiswaan akan menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter kepemimpinan di masa depan.

“Pengurus yang telah dilantik harus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Kepengurusan mahasiswa merupakan wadah pembelajaran kepemimpinan karena mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor UNSUDA Dr. NASHIHIN, S.Ag., M.Pd. dalam arahannya menegaskan bahwa KPU-M memiliki peran strategis dalam membangun budaya organisasi yang baik di lingkungan kampus. Tidak hanya bertugas menyelenggarakan PEMIRA, KPU-M juga diharapkan mampu mengantarkan budaya demokrasi yang sehat bagi seluruh organisasi kemahasiswaan, mulai dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRODI), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), hingga organisasi mahasiswa lainnya.

Rektor juga mengajak seluruh penyelenggara untuk menjaga marwah organisasi mahasiswa melalui pelaksanaan PEMIRA yang jujur, adil, dan berintegritas.

“KPU-M harus mampu menghantarkan budaya organisasi di Kampus UNSUDA. Mulai dari HIMAPRODI, BEM, hingga seluruh organisasi kemahasiswaan, KPU-M harus membawa marwah organisasi kampus melalui penyelenggaraan PEMIRA yang berkualitas. Mari sukseskan Pemilihan Raya Mahasiswa periode ini agar seluruh mahasiswa yang memiliki hak pilih dapat berpartisipasi dalam memilih Presiden BEM secara demokratis,” tegas Rektor.

Setelah prosesi pelantikan dan sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib penyelenggaraan Pemilihan Raya Mahasiswa (PEMIRA). Dalam sesi tersebut dijelaskan berbagai ketentuan yang mengatur tahapan pemilihan, mekanisme pencalonan Presiden BEM, hak dan kewajiban peserta, serta berbagai bentuk pelanggaran beserta sanksinya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang PEMIRA.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian Pemilihan Raya Mahasiswa Tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, kondusif, dan menghasilkan pemimpin mahasiswa yang amanah serta mampu membawa kemajuan bagi organisasi kemahasiswaan di lingkungan Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan.

Pelantikan KPU-M dan BAWASLU-M ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan pesta demokrasi mahasiswa yang profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran serta tanggung jawab. Melalui proses PEMIRA yang berkualitas, UNSUDA terus berkomitmen mencetak generasi pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.